Penjelasan Mendalam
1. Volume Bot & Pertumbuhan Pengguna Tertinggi (11–17 Agustus 2025)
Gambaran Umum:
Banana Gun memproses volume trading mingguan sebesar $185 juta (turun dari $236 juta minggu sebelumnya, namun masih 31% lebih tinggi dari rata-rata Juli), dengan 40% dari $256 ribu biaya dibagikan kepada pemegang token $BANANA. Aktivitas di Ethereum mendominasi sebesar 84,1%, sementara jumlah pengguna mencapai rekor baru sebanyak 31.575 orang (14.700 pengguna lama dan 16.800 pengguna baru). Bot ini mengungguli pesaing seperti Trojan ($131 juta volume) dan Maestro ($76,5 juta).
Maknanya:
Ini merupakan sinyal positif untuk $BANANA karena volume yang stabil dan retensi pengguna menunjukkan kecocokan produk dengan pasar. Pembagian biaya mendorong pengguna untuk memegang token, meskipun ketergantungan pada performa Ethereum membawa risiko terkait ekosistem. (BananaGunBot)
2. Listing di Bursa Niza.io (23 Juni 2025)
Gambaran Umum:
Token BANANA resmi terdaftar di Niza.io, memungkinkan perdagangan spot dengan pasangan USDT. Bursa ini menyoroti fitur Banana Gun seperti sniping, limit order, dan perlindungan anti-rug pull sebagai keunggulan utama.
Maknanya:
Dampak netral. Meskipun listing biasanya meningkatkan likuiditas, harga token justru turun 27,94% dalam 30 hari terakhir (menjadi $21,12), menunjukkan permintaan jangka pendek yang terbatas meskipun aksesibilitas lebih luas. (Niza.io)
3. Munculnya Snorter Bot sebagai Pesaing (23 Juli 2025)
Gambaran Umum:
Snorter Bot, pesaing berbasis Solana, berhasil mengumpulkan dana $2,2 juta dalam presale. Mereka menawarkan biaya trading 0,85% (lebih rendah dibanding Banana Gun yang 1%) dan menargetkan trader meme coin. Snorter mengklaim eksekusi lebih cepat melalui saluran RPC privat.
Maknanya:
Ini bisa menjadi tantangan bagi $BANANA jika Snorter berhasil merebut pangsa pasar, terutama di ekosistem Solana. Namun, fokus Banana Gun pada Ethereum dan basis pengguna yang sudah besar (lebih dari 215 ribu pengguna sepanjang masa) memberikan perlindungan jangka pendek. (Bitcoinist)
Kesimpulan
Pertumbuhan Banana Gun yang berfokus pada Ethereum dan model pembagian biaya menjadi kekuatan utama dalam mempertahankan dominasinya. Namun, pesaing berbasis Solana dan kondisi pasar yang menantang menjadi tantangan yang harus dihadapi. Apakah fokus pada Ethereum akan mampu menjaga momentum jika rotasi altcoin semakin intens?