Penjelasan Mendalam
1. Perluasan Teknis Shibarium (Dampak Positif)
Gambaran Umum: Pembaruan Shibarium pada Juni 2025 memperkenalkan Layer-3 rollups khusus, yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang lebih skalabel dengan BONE sebagai token gas universal (Shiba Inu Launches Shibarium Upgrade). Pembaruan Alpha Layer ini juga menambahkan fitur privasi dan interoperabilitas lintas rantai, dengan tujuan menarik para pembangun Web3.
Apa artinya: Aktivitas Shibarium yang meningkat secara langsung meningkatkan permintaan transaksi BONE. Jika transaksi harian kembali mendekati level 4 juta per hari seperti pada Juni, pembakaran token yang berkelanjutan (melalui konversi SHIB) dapat mengurangi pasokan tetap BONE sebanyak 250 juta, sehingga memperketat ketersediaannya.
Gambaran Umum: Proposal WoofSwap pada Agustus 2025 mengkritik alokasi node validator ShibaSwap dan mendorong pembakaran BONE bersamaan dengan SHIB (Shibarium Faces Reform Push). Sementara itu, pemilihan SHIB DAO pada Agustus 2025 bertujuan untuk mendesentralisasi pengambilan keputusan, namun berisiko memicu perselisihan antarfaksi.
Apa artinya: Jika reformasi tata kelola berhasil, peran BONE sebagai token tata kelola bisa menjadi lebih stabil. Namun, jika konflik berkepanjangan terjadi, hal ini dapat menghalangi pengembang dan melemahkan pertumbuhan Shibarium—yang merupakan faktor utama dalam meningkatkan nilai kegunaan BONE.
3. Tekanan dari Bursa Terpusat (Dampak Negatif)
Gambaran Umum: OKX dan ONUS menghapus BONE dari daftar perdagangan pada Juli 2025 karena kekhawatiran likuiditas, menyebabkan penurunan harga sebesar 32% dalam sebulan (BONE Tanks Post-Delisting). Para pemimpin SHIB beralih fokus ke DeFi, namun bursa terpusat masih menyumbang sekitar 45% dari volume perdagangan BONE.
Apa artinya: Akses yang terbatas ke bursa mengurangi partisipasi investor ritel. Meskipun adopsi DeFi seperti ShibaSwap dapat mengimbangi sebagian kerugian, BONE tetap rentan terhadap delisting lebih lanjut yang dapat mengikis kedalaman pasar.
Kesimpulan
Perjalanan harga BONE sangat bergantung pada tingkat adopsi Shibarium yang mampu mengimbangi keluarnya token dari bursa. Kesatuan dalam tata kelola dan keberhasilan Layer-3 rollups menjadi faktor kunci.
Apakah volume transaksi Shibarium akan kembali naik di atas 3 juta per hari, sehingga membangkitkan kelangkaan BONE melalui mekanisme pembakaran?