Analisis Mendalam
1. Resistance Teknis & Pola Grafik (Dampak Bearish)
JASMY mengalami penolakan pada level retracement Fibonacci 23,6% ($0,01795), yang bertepatan dengan titik tertinggi baru-baru ini di $0,01917 (Juli 2025). Saat ini harga sedang menguji titik pivot di $0,01643 – yang merupakan level support penting.
Indikator utama:
- Histogram MACD berubah negatif (-0,00006475), menandakan momentum bearish
- RSI (14) di angka 52,75 menunjukkan kondisi netral, namun jika gagal bertahan di atas 55, bisa memicu penurunan lebih lanjut
2. Dinamika Pasar Spot (Dampak Bearish)
Data terbaru menunjukkan penjualan JASMY senilai $2,3 juta di pasar spot dalam 72 jam terakhir (AMBCrypto), yang mengindikasikan aksi ambil untung setelah kenaikan 20% dalam 60 hari terakhir. Cadangan di bursa masih tinggi di angka 15,9 miliar JASMY, yang menciptakan risiko pasokan berlebih.
3. Divergensi Derivatif (Dampak Campuran)
Meskipun Open Interest (OI) naik 14% menjadi $46,1 juta dengan tingkat pendanaan positif (0,0143%), rasio Long/Short masih condong bearish di 48/52 (CoinGlass). Hal ini membuat posisi long rentan terhadap likuidasi jika support gagal bertahan.
Kesimpulan
Penurunan JASMY mencerminkan konsolidasi teknis setelah menyentuh resistance, disertai aksi ambil untung dari pemegang jangka pendek. Titik pivot $0,0164 sangat krusial – jika harga bertahan di bawah level ini, support lebih dalam di $0,0151 (terendah Juli 2025) bisa diuji kembali.
Perhatian utama: Apakah JASMY mampu mempertahankan level $0,0164 seiring kenaikan OI, atau tekanan jual di pasar spot akan mengalahkan optimisme dari pasar derivatif?