Prediksi Harga Reserve Rights (RSR)

Oleh CMC AI
25 August 2025 02:27AM (UTC+0)

TLDR

Reserve Rights menghadapi kombinasi peluang dan tantangan.

  1. Token Burns – Pengurangan pasokan bulanan dapat meningkatkan kelangkaan.

  2. Pencatatan di Bursa – Likuiditas baru dari Coinbase Jerman dan EXMO.

  3. Perubahan Regulasi – Kebijakan stablecoin dapat memengaruhi risiko adopsi.

Penjelasan Mendalam

1. Token Burns & Dinamika Pasokan (Dampak Positif)

Gambaran Umum: Reserve Protocol mulai melakukan pembakaran (burn) token RSR setiap bulan sejak Mei 2025, dengan 1,28 juta token dihancurkan pada putaran pertama, yang bertepatan dengan kenaikan harga sebesar 13,7%. Pembakaran berikutnya dijadwalkan pada 20 Juni 2025. Dengan total pasokan maksimum 100 miliar dan sekitar 59,4 miliar token yang beredar, pembakaran rutin ini dapat memperketat pasokan jika permintaan tetap stabil atau meningkat.

Apa artinya: Pengurangan pasokan sementara penggunaan tetap atau bertambah (misalnya, sebagai jaminan RToken) bisa memberikan tekanan naik pada harga. Namun, pembakaran harus sejalan dengan pertumbuhan protokol agar kenaikan harga tidak hanya bersifat sementara. Sejarah menunjukkan (Bitget) bahwa pembakaran token biasanya memicu sentimen positif jangka pendek, tapi keberlanjutan kenaikan tergantung pada adopsi yang lebih luas.

2. Pencatatan di Bursa & Likuiditas (Dampak Campuran)

Gambaran Umum: RSR mendapatkan eksposur baru melalui pencatatan di Coinbase Jerman (Mei 2025) dan paket DeGov di EXMO (Juli 2025). Pencatatan ini biasanya meningkatkan aksesibilitas, namun volume perdagangan 24 jam RSR ($27,7 juta) masih tergolong kecil dibandingkan kapitalisasi pasar sebesar $500 juta.

Apa artinya: Meskipun pencatatan baru dapat menarik trader ritel, rasio perputaran RSR (5,5%) menunjukkan likuiditas yang masih tipis, sehingga volatilitas harga bisa meningkat. Sebagai perbandingan, Aethir (ATH) mengalami lonjakan 12% setelah pencatatan (CoinMarketCap), namun dampak pada RSR lebih terbatas. Pertumbuhan volume perdagangan yang berkelanjutan sangat penting untuk menstabilkan pergerakan harga.

3. Kebijakan Makro & Regulasi Stablecoin (Risiko Negatif)

Gambaran Umum: Pengawasan regulasi terhadap stablecoin (misalnya MiCA di Eropa) dapat memengaruhi peran RSR dalam mengatur RTokens. Di sisi lain, perintah Presiden Trump terkait 401(k) yang mengizinkan investasi kripto (Agustus 2025) bisa mengalirkan modal institusional ke aset seperti RSR.

Apa artinya: Kegunaan RSR sangat bergantung pada adopsi RTokens di wilayah yang terkena inflasi tinggi. Pengetatan regulasi terhadap stablecoin algoritmik bisa menurunkan permintaan, sementara kebijakan pro-kripto (misalnya akses dana pensiun) dapat memperluas basis investor.

Kesimpulan

Harga RSR kemungkinan besar akan bergantung pada adopsi protokol di ekonomi dengan inflasi tinggi, dampak pembakaran token terhadap pasokan, dan kejelasan regulasi. Meskipun indikator teknikal menunjukkan RSI netral (48,22) dan divergensi MACD yang bearish, ekspansi pencatatan di bursa memberikan potensi peningkatan likuiditas. Perhatikan metrik adopsi RToken dan sikap The Fed terhadap stablecoin – apakah tren makro akan mengalahkan faktor mikro?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.
RSR
Reserve RightsRSR
|
$0.007899

1.06% (1h)