Analisis Mendalam
1. Dampak Penghapusan dari Bursa (Bearish)
Gambaran:
Bitget menghapus TOMI/USDT pada 15 Agustus setelah melakukan peninjauan yang menyebutkan likuiditas rendah dan kekhawatiran terkait pengembangan proyek. Meskipun penarikan dana masih dibuka hingga November, penghapusan perdagangan spot dan produk Earn memicu penjualan dari pengguna yang keluar posisi.
Arti dari ini:
Keluar dari bursa biasanya mengurangi aksesibilitas bagi trader ritel, sehingga tekanan jual terkonsentrasi pada pemegang yang tersisa. Penurunan volume perdagangan 61% dalam 24 jam setelah penghapusan sesuai dengan pola umum hilangnya likuiditas pasca-penghapusan.
Yang perlu diperhatikan:
Apakah bursa lain akan mengikuti langkah Bitget – ini merupakan risiko penting mengingat kapitalisasi pasar TOMI yang sudah tipis sebesar $1,3 juta.
2. Tren Teknis yang Terus Melemah (Bearish)
Gambaran:
Harga TOMI ($0,000307) berada 72% di bawah rata-rata 30 hari ($0,00044736), dengan histogram MACD yang hampir positif (+0,0000054) meskipun terjadi crossover bearish. Level retracement Fibonacci 23,6% ($0,00060041) kini menjadi resistensi yang cukup jauh.
Arti dari ini:
Kurangnya pemulihan yang berarti setelah penurunan 83,87% selama 90 hari menunjukkan lemahnya keyakinan pembeli. RSI yang menunjukkan kondisi jenuh jual (33) belum pernah membalikkan tren di sini – RSI bahkan sempat berada di bawah 30 selama 18 hari di Juli tanpa memicu pemulihan.
Kesimpulan
Penurunan TOMI mencerminkan risiko spesifik proyek (keluar dari bursa) yang bertemu dengan tekanan makro (kinerja altcoin yang buruk). Meskipun peluncuran Super App (22 Juli) dan roadmap fitur kuartal ketiga memberikan potensi fundamental, faktor teknis dan erosi likuiditas mendominasi sentimen jangka pendek.
Hal penting yang perlu diperhatikan: Apakah TOMI bisa bertahan di level terendah pada 18 Agustus sebesar $0,00027752? Jika turun di bawah level ini, kerugian bisa semakin cepat terjadi dalam kondisi likuiditas yang rendah.